PENYUSUNAN RENCANA DEFINITIF KELOMPOK (RDK) DAN RENCANA DEFINITIF KEBUTUHAN KELOMPOK (RDKK) Tahun 2016

Bitung, Pada hari DSCN5966selasa 26 April 2016 di Kantor Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kota Bitung dilangsungkan Penyusunan Rencana Definitif Kelompok Kelompok (RDK) dan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Badan dan di fasilitasi oleh Pemerintah Kota Bitung.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Badan Drs. Herman Rompis, MSi, dan dihadiri oleh Sekretaris Drs Lodewyk S. Kirojan, Kepala Bidang – kepala Bidang, Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan serta pelaku utama yang terdiri dari pengurus dan anggota kelompok, pengurus dan anggota Gapoktan dan Gapokan, Pelaku usaha dalam hal ini penyalur sarana produksi.
Ir. Rosje J. V. Rumampuk sebagai penanggung jawab kegiatan yang juga Kepala Bidang Program dan Programa pada BP4K Kota Bitung, dalam laporannya mengatakan kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan dan difasilitasi oleh Pemerintah Kota Bitung melalui DPA076/DPA.DAU.DAK.PAD/1/2016 Desember 2015.
Kegiatan ini diikuti oleh 200 orang peserta yang terdiri pelaku utama dan pelaku usaha serta penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendapatkan data dan informasi kebutuhan sarana produksi dibutuhkan oleh pelaku utama di Kota Bitung untuk Musim Tanam 2016 dan 2017, selain itu menjadi acuan bagi penyuluh dalam melaksanakan tugas pendampingan secara optimal. Sedangkan pemateri berasal dari BP4K Kota Bitung.
Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kota Bitung Drs. Herman Rompis, MSi, pada saat memberikan materi mengatakan RDK merupakan rencana kerja usaha tani dari kelompok tani (poktan) untuk satu periode 1 (satu) tahun, yang berisi rincian kegiatan tentang : sumberdaya dan potensi wilayah, sasaran produktivitas pengorganisasian dan pembagian kerja serta kesepakatan bersama dalam pengelolaan usaha tani.
RDKK merupakan rencana kebutuhan sarana produksi pertanian dan alat mesin pertanian untuk satu musim usaha yang disusun berdasarkan musyawarah anggaran kelompok tani yang merupakan alat pesanan sarana produksi pertanian kelompok tani kepada gapoktan atau lembaga penyalur sarana produksi pertanian, termasuk perencanaan kebutuhan pupuk subsidi.
Penyusunan RDK dan RDKK yang kita lakukan hari ini merupakan kegiatan strategis yang harus dilaksanakan secara serentak dan tepat waktu, sehingga diperlukan suatu gerakan untuk mendorong poktan, pokdakan, gapoktan dapat menyusun RDK/RDKK dengan benar dan sesuai dengan kebutuhan petani, pembudidaya, nelayan (pelaku utama). Mengingat kemampuan dari pelaku utama dalam penyusunan RDK dan RDKK masih terbatas, maka peran penyuluh sangat diperlukan dalam mendampingi dan membimbing kelompok tani/gapoktan/pokdakan.
Sekretaris BP4K Kota Bitung Drs. Lodewyk S. Kirojan mengatakan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara Penyuluh dan pelaku utama serta pelaku usaha sehingga perencanaan yang telah ditetapkan akan lebih optimal sesuai dengan tugas dan fungsi masing – masing. Selain itu administrasi dari setiap kelompok agar dapat dibuat lebih bagus lagi, karena dari administrasi yang baik merupakan salah satu indikator berjalannya kelompok dengan baik. Sistem pelaporan kegiatan kelompok yang tertib dan kontinu serta sesuai dengan kenyataan dilapangan akan memberikan hasil yang baik pula.
Dalam acara tersebut dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab serta pengisian RDK dan RDKK dilanjutkan dengan pemaparan dari setiap UPT-BP3K yang berjumlah delapan Kecamatan, dimana dalam pemaparan tersebut Kepala BP3K, Koordinator Penyuluh dan Pelaku utama tampil membawakan hasil dari penyusunan RDK dan RDKK.